Sinopsis Buku Allah Sang Tabib

Judul     : Allah Sang Tabib

Penulis  : Dr. H. Briliantono M Soenarwo, SpOT, FICS, MD, PhD, MBA

 

Jantung bekerja begitu sempurna, sangat teratur dan sistematis. Mengatur sirkulasi darah ke seluruh tubuh, dan apabila jantung tidak bekerja sebagaimana mestinya, atau ada gangguan yang sangat kecil maka akibatnya akan sangat fatal dan menyebabkan hidup tidak nyaman, sakit, bahkan sampai pada kematian. Demikian pula dengan tulang, anatomi tulang sangat rumit dan spesifik sehingga kita dapat berjalan, bisa memegang dan lain sebagainya. Lebih-lebih tulang tengkorak yang didesain sedemikian rupa, keras dan sangat kuat. Karena fungsinya memang sangat menentukan sebagai wadah dan pelindung perangkat lunak yang sangat vital tetapi rentan, yaitu otak.

 

Setelah merenung dan mempertanyakan siapa sebenarnya yang mengatur dan membuat sistem yang demikian canggih, Dr. Briliantono mendapatkan jawaban bahwa tiada lain adalah Tuhan. Maka Dr. Briliantono pun mulai mempelajari Al-Qur’an dan berbagai buku agama Islam, mempelajari buku-buku klasik kedokteran Islam (Thib Nabawi), dan juga kedokteran China termasuk akupunktur. Sebagai seorang dokter ahli bedah tulang yang tentunya juga sudah mempelajari seluruh ilmu kedokteran secara umum, Dr. Briliantono merasa tidak berdaya setelah mengalami kejadian yang tidak bisa diselesaikan dengan akal dan teknologi. Anaknya sendiri yang sangat disayang ternyata tidak bisa diselamatkan dari gigitan nyamuk, padahal segala daya dan upaya telah dilakukan. Kejadian lain yaitu ketika seorang pasien yang tidak sadar-sadar setelah dioperasi, hanya dengan memohon ampun dan berdo’a kepada Allah SWT setelah shalat Jum’at, tiba-tiba menjadi sadar dan langsung minta makan.

 

Hasil dari kajian dan pengalaman tersebut menambah keyankinan Dr. Briliantono bahwa, Allah lah yang membuat sistem anatomi fisik manusia. Sehingga jika terjadi kerusakan sistem yang mengakibatkan error atau sakit, maka Dia pula yang paling tau “cara”membetulkannya dan Dia pula yang menyembuhkannya. Dokter hanya bisa mengobati, tetapi yang menyembuhkan adalah Allah SWT Sang Tabib. Dokter dan peralatan canggih hanya sebagai perantara, yang mengembalikan kesembuhan tidak lain kecuali Allah SWT.

 

Cara pencegahan dan pengobatan penyakit sebenarnya sudah diajarkan Allah dalam satu kesatuan sistem Syariat Islam yang dijalankan oleh umat Islam. Maka demi menambah keyakinan para pembaca, dalam buku ini  DR. Briliantono menerangkan ilmu kedokteran modern, kemudian memaparkan sumber-sumbernya dari Al-Qur’an dan Hadits Rasulullah. Pada akhir paparan setiap bab disampaikan himah, agar benar-benar bisa dihayati. Dan Subhanallah….. apa yang dikembangkan oleh kedokteran modern ternyata sudah dilakukan oleh Rasulullah dan Salafus Shalihin zaman dulu.

No comments.

Leave a Reply